Lemak Dan Kolesterol
Apa itu KOLESTEROL ?
Kolesterol adalah salah satu jennies lemak yang ditemukan
dalam darah. Kita membtuhkan sejumlah Kolesterol untuk sel tubuh dan
menghasilkan hormone. Namun, bila terdapat banyak kolesterol dalam darah,
kolesterol akan menempel pada dinding bagian dalam pembuluh darah arteri dan
membentuk ateroma atau plak sehingga pembuluh darah menyempit dan akhirnya
menyebabkan SERANGAN JANTUNG, atau STROKE jika menghanbat pembuluh darah arteri
menuju otak..
Dalam tubuh, Kolesterol utamanya dihasilkan oleh hati dan
dikenal sebagai Kolesterol darah. Tubuh dapat menghasilkan Kolesterol dalam
jumlah yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh dan menjaga
kadar Kolesterol darah agar tetap normal. Namun, kadang terjadi KETIDAKSEIMBANGAN
kadar lemak dan Kolesterol dalam darah, Hal ini disebabkan baik oleh genetic
maupun dari makanan yang mengandung banyak lemak jenuh.
LEMAK !
Dalam makanan, lemak terdapat dalam bentuk campuran antara
lemak jenuh (SATURATED FAT) dan lemak tak jenuh (UNSATURATED FAT).
Lemak tidak jenuh, baik ganda (POLYUNSATURATED FAT) dan
tunggal (MONOUNSATURATED FAT) dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dalan
darah sehingga menunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Lemak jenis ini
dapat ditemukan dalam minyak tumbuhan alami dan olahannya seperti margarin yang
terbuat dari bungan matahari (SUNFLOWER), Zaitun dan biji rapa, dan pada ikan
yang kaya akan omega 3 seperti makarel, sarden, dan salmon baik dalam bentuk
segar maupun kalengan.
Lemak jenuhdapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan
meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Lemak jenis ini banyak
terkandung pada mentega, margarine, krim, keju, daging berlemak, cake, biscuit
dan cokelat.
Berdasarkan Konsensus
Penatalaksanaan Dislipidemia 2012 yang disusun oleh perkumpulan Endokrinologi
Indonesia (PERKENI), pasien dengan Hiperkolesterol (kadar kolesterol LDL atau
Kolesterol totaol tinggi) dianjurkan untuk mengurangi asupan lemak total dan
lemak jenuh serta meningkatkan asupan lemak tidak jenuh rantai tunggal dan
ganda.
|
Biasakan
untuk memeriksa label makanan untuk mengetahui jumlah lemak jenuh yang
terdapat dalam makanan. Selain itu, berhati-hati apabila anda menemukan kata HYDROGENATED
yang mengacu pada kandungan lemak TRANSdalam makanan. Lemak TRANS dapat
meningkatkan kadar Kolesterol LDL dalam darah.
|
Kolesterol tidak dapat larut dalam darh sehingga membutuhkan
‘CARRIER’ atau Protein pembawa untuk membawa Kolesterol ke seluruh tubuh.
Protein pembawa itu disebut APOLIPOPROTEIN / APOPROTEIN (APO). Kesatuan antara
Kolesterol dan apolipoprotein itu dikenal sebaga LIPOPROTEIN. Namun, yang
paling bayak dikenal adalah :
L LDL (Low Density Lipoprotein)
LDL seringkali
disebut sebagai ‘Kolesterol Jahat (D)’
karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempersempit rongga
pembuluh darah. Hal ini menurunkan pasokan darah ke jantung dan otak.
Mengkonsumsi makanan kaya leak lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar
LDL. Kadar LDL yang tinggi meningkatkan resiko Anda terhadap kejadian Penyakit
Jantung.
J HDL (High Density
Lipoprotein)
HDL seringkali
disebut sebagai ‘Kolesterol Baik (C)’
karena itu berfungsi membawa kelebihan Kolesterol yang tertinggal di pembuluh
darah lalu membawanya ke hati untuk di proses lebih lanjut. Aktivitas fisik
yang teratur dapat meningkatkan kadar HDL. Kadar HDL yang tinggi dipercaya
dapat melindungi Anda terhadap kejadian Penyakit Jantung.