Rabu, 22 Mei 2013

Lemak Dan Kolesterol


Lemak Dan Kolesterol
Apa itu KOLESTEROL ?
Kolesterol adalah salah satu jennies lemak yang ditemukan dalam darah. Kita membtuhkan sejumlah Kolesterol untuk sel tubuh dan menghasilkan hormone. Namun, bila terdapat banyak kolesterol dalam darah, kolesterol akan menempel pada dinding bagian dalam pembuluh darah arteri dan membentuk ateroma atau plak sehingga pembuluh darah menyempit dan akhirnya menyebabkan SERANGAN JANTUNG, atau STROKE jika menghanbat pembuluh darah arteri menuju otak..
Dalam tubuh, Kolesterol utamanya dihasilkan oleh hati dan dikenal sebagai Kolesterol darah. Tubuh dapat menghasilkan Kolesterol dalam jumlah yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh dan menjaga kadar Kolesterol darah agar tetap normal. Namun, kadang terjadi KETIDAKSEIMBANGAN kadar lemak dan Kolesterol dalam darah, Hal ini disebabkan baik oleh genetic maupun dari makanan yang mengandung banyak lemak jenuh.

LEMAK !
Dalam makanan, lemak terdapat dalam bentuk campuran antara lemak jenuh (SATURATED FAT) dan lemak tak jenuh (UNSATURATED FAT).
Lemak tidak jenuh, baik ganda (POLYUNSATURATED FAT) dan tunggal (MONOUNSATURATED FAT) dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dalan darah sehingga menunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Lemak jenis ini dapat ditemukan dalam minyak tumbuhan alami dan olahannya seperti margarin yang terbuat dari bungan matahari (SUNFLOWER), Zaitun dan biji rapa, dan pada ikan yang kaya akan omega 3 seperti makarel, sarden, dan salmon baik dalam bentuk segar maupun kalengan.
Lemak jenuhdapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Lemak jenis ini banyak terkandung pada mentega, margarine, krim, keju, daging berlemak, cake, biscuit dan cokelat.
Berdasarkan Konsensus Penatalaksanaan Dislipidemia 2012  yang disusun oleh perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), pasien dengan Hiperkolesterol (kadar kolesterol LDL atau Kolesterol totaol tinggi) dianjurkan untuk mengurangi asupan lemak total dan lemak jenuh serta meningkatkan asupan lemak tidak jenuh rantai tunggal dan ganda.
Biasakan untuk memeriksa label makanan untuk mengetahui jumlah lemak jenuh yang terdapat dalam makanan. Selain itu, berhati-hati  apabila anda menemukan kata HYDROGENATED yang mengacu pada kandungan lemak TRANSdalam makanan. Lemak TRANS dapat meningkatkan kadar Kolesterol LDL dalam darah.

Kolesterol tidak dapat larut dalam darh sehingga membutuhkan ‘CARRIER’ atau Protein pembawa untuk membawa Kolesterol ke seluruh tubuh. Protein pembawa itu disebut APOLIPOPROTEIN / APOPROTEIN (APO). Kesatuan antara Kolesterol dan apolipoprotein itu dikenal sebaga LIPOPROTEIN. Namun, yang paling bayak dikenal adalah :
L LDL (Low Density Lipoprotein)
       LDL seringkali disebut sebagai ‘Kolesterol Jahat (D)’ karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempersempit rongga pembuluh darah. Hal ini menurunkan pasokan darah ke jantung dan otak. Mengkonsumsi makanan kaya leak lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar LDL. Kadar LDL yang tinggi meningkatkan resiko Anda terhadap kejadian Penyakit Jantung.

J HDL (High Density Lipoprotein)
       HDL seringkali disebut sebagai ‘Kolesterol Baik (C)’ karena itu berfungsi membawa kelebihan Kolesterol yang tertinggal di pembuluh darah lalu membawanya ke hati untuk di proses lebih lanjut. Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kadar HDL. Kadar HDL yang tinggi dipercaya dapat melindungi Anda terhadap kejadian Penyakit Jantung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar